Der Spielmacher

Samsat Drive Thru

Feb
12

Hari ini (12 februari 2011) berencana bayar pajak sepeda motor, yohoho kali ini bukan si belalang tempur, tapi sekarang belalang tempur 2.0 :D. Ok deh persiapan dilakukan seperti pada saat lalu. Sip Jam 08.30 berangkat dari rumah menuju Samsat Jakarta Timur.

Sampai di parkiran motor samsat waktu menunjukkan 09.06, melihat ada sesuatu yang baru, semacam drive-thru dimana banyak motor yang mengantri di situ, tanya ke petugas parkir di situ, berikut percakapan saya dengan bapak petugas parkir

Saya(S)  : Itu apa ya pak?

Bapak Petugas Parkir (P): Itu layanan bayar pajak sepeda motor drive-thru.

S : baru ya pak?

P : Iya, lebih cepat dan ga perlu ke dalam

S : Fotocopy-nya gimana pak?

P : Ga perlu fotocopy kalo drive-thru, asal bawa (dokumen) yang asli

Wah mendengar hal seperti itu, langsung saja deh nyalain motor lagi, keluar dari parkiran dan ikut antri di layanan drive-thru. Tapi berhubung dah masuk parkiran, waktu keluar musti bayar deh ongkos parkir 1000 perak :D. Di pintu masuk antrian drive-thru ada papan pengumuman yang menjelaskan syarat-syarat pembayaran pajak melalui drive-thru, yaitu

1. KTP/SIM asli

2. STNK asli

3. BPKB asli

4. Menghadirkan kendaraan bermotor

Papan Informasi Samsat Drive Thru

Papan Informasi Samsat Drive Thru

Duh lumayan lama nih antriannya, berhubung cuma ada satu jalur antrian jadinya agak lama, ya lumayan sambil nunggu online bentaran. Beberapa orang masih menyalakan mesin motornya, tapi saya pikir eman-eman, matiin aja deh mesin motornya, nanti jalannya didorong aja 😛

Suasana Antrian Samsat Drive-thru

Suasana Antrian Samsat Drive-thru

Oh ya lokasi Samsat drive thru ini ada 2 bagian, pertama adalah jalur antrian, yang fotonya seperti gambar di atas, yang sayangnya cuma sebagian kecil dari jalur antrian ini yang beratap, jadinya lumayan gosong juga karena tadi cukup terik :P. Bagian kedua adalah loket pembayaran pajak, ada 2 loket, pertama dalah pendaftaran, dimana kita menyerahkan dokumen-dokumen, dan di sebelahnya adalah loket kasir, dimana kita membayar pajak kendaraan bermotor kita, di dekat kasir ini ada layar tv yang menampilkan jumlah pajak yang harus kita bayarkan.

Sayangnya hanya ada satu loket pendaftaran dan satu loket kasir yang buka, padahal nampaknya sudah disiapkan 2 loket pendaftaran dan kasir, kalau loket yg satu lagi buka mungkin antrian tidak akan selama hingga 20 menitan, karena akan ada 2 antrian yg mebuat proses lebih cepat. Mungkin karena masih baru, jadinya baru dibuka satu loket pendaftaran dan kasir.

Loket Samsat Drive-Thru

Loket Samsat Drive-Thru

Ketika tinggal beberapa orang lagi sebelum giliran saya, agak deg-degan, lho kok? kenapa? karena beberapa orang yang hendak mengurus namun motornya bukan atas namanya ditolak dan diharuskan untuk mengurusnya di dalam (gedung) alias jalur konvensional. Nah lho, males banget nih kalau udah mengantri sejauh ini, ternyata harus mengurus lewat jalur konvensional juga, berhubung ini si belalang tempur 2.0 atas nama bapak. Tapi ya udahlah cuek aja 😛 tinggal 3 orang lagi sebelum saya.

Ok akhirnya tiba giliran saya (lumayan juga 20 menitan menunggu antrian), di loket pendaftaran dilayani oleh seorang ibu Polwan, saya serahkan KTP asli bapak, STNK asli, dan BPKB asli. Sempat berpikir untuk mengaku kalau KTP bapak adalah KTP saya 😀 soalnya males banget kalau ditolak dan disuruh mengurus di dalam gedung. Berikut percakapan saya dengan si ibu Polwan

Ibu Polwan (I) : bapak ini (sambil menyebut nama bapak) siapa ya?

Saya (S) : Itu ayah saya

I : tinggal satu rumahkah?

S : Iya masih tinggal serumah kok

I : Boleh minta KTP mas

S : *ngeluarin dompet dan menyerahkan KTP saya*

Hohoho, ternyata untuk pembayaran pajak kendaraan sistem drive-thru ini selain harus sang pemilik, bisa juga diwakilkan oleh kerabat yang tinggal satu rumah, dibuktikan dengan menunjukkan KTP asli pemilik dan KTP yang mengurus. Ok deh mantabh, ga perlu ngaku2 sebagai bapak kalo gitu, hahahaha. Sip, segera bergerak ke loket kasir, bayar pajaknya, dan mbak kasirnya menyerahkan semua dokumen yang tadi saya berikan, plus tanda lunas bayar pajak (itu lho yang biasanya dijadiin satu sebelahan sama STNK).

Sebelum beranjak pulang, ada semacam tombol untuk survey mengenai pelayanan drive-thru, tentu saja saya pencet tombol sangat puas 😀

Lihat jam, wow lumayan cepat baru jam 09.35, jadi total waktu saya sejak sampai di samsat hingga selesai hanya memakan waktu 29 menit (09-06-09.35), itupun kebanyakan waktu dihabiskan saat mengantri, kalau mengurusnya sih ga sampai 5 menit.

Keren nih pelayanan samsat drive-thru, inovasi2 pelayanan macam inilah yang kita harapkan dari Polisi 😉

Kalau mau dirangkum proses Samsat drive-thru di Samsat Jakarta Timur kira-kira begini alurnya:

1. Dari rumah sudah persiapkan kelangkapan yg perlu, yaitu

– STNK asli

– KTP pemilik asli, kalau anda bukan pemilik bawa KTP asli anda (hanya berlaku apabila anda memiliki hubungan keluarga dengan pemilik dan tinggal satu rumah)

– BPKB asli

– Kendaraan yang akan diurus pajak-nya sebaiknya adalah kendaraan yang anda bawa karena harus anda hadirkan

2. Sampai di samsat langsung ikuti jalur drive-thru, dari pintu masuk sudah disediakan jalur khusus.

3. Saat Tiba di lokasi antrian drive-thru, mengantrilah dan buat diri anda senyaman mungkin, karena waktu antrian cukup lama 20-30 menit 🙂

4. Ketika giliran anda makin dekat, siapkan semua dokumen di poin 1, kalau bisa STNK dikeluarkan dari plastiknya agar lebih cepat pemrosesannya

5. Bayar pajak kendaraan anda sesuai dengan jumlah yang muncul di layar TV

6. Periksa semua dokumen yang dikembalikan, apakah sesuai

7. Walaupun ga wajib kasihlah apresiasi dengan memberikan feedback kepuasan anda 😀

8. Wassalam

3 Responses to Samsat Drive Thru

  1. samsat mana nih mas ? kayanya asik banget deh ?…

  2. anjar.widianto

    hi alam,
    kalau saya kemarin ini mengurusnya di Samsat Jakarta Timur Kebon Nanas, selain di situ di Samsat Jakarta Selatan Pancoran juga nampaknya sudah ada

  3. Thank’s boz, info’y……….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *